Kebun Durian Lembah Harmoni

Musim 2026 — Semester I

Data tersinkron

Analitik Lanjutan / Detail anomali / AN-REJ-F1

Anomali — Blok F1

Reject di atas ambang menekan harga rata-rata. Cek waktu petik, penanganan pascapanen, dan serangan penggerek buah.

Metrik terdeteksi

18.9%

Baseline 11.8%

Deviasi

+1.8σ

Arah naik terhadap pola historis

Tingkat

Sedang

Blok · Porsi reject

Objek

F1

F1 · Blok F1 — Kebun Induk (nursery)

Tren waktu

Porsi reject (%) dibanding baseline dan pita normal ±1,5σ.

Pratinjau antarmuka — data contoh, siap diganti dengan data aktual kebun Anda.

Perubahan indikator

Nilai saat ini dibanding baseline pembanding (median blok / rata-rata estate).

IndikatorNilaiBaselinePerubahan
Volume panen642,1 kg2.277,5 kg-71.8%
Biaya per kgRp 23.158Rp 13.969+65.8%
Porsi reject18.9%11.8%+60.1%
Margin blok77.3%89.9%-14%

Konteks objek

Data dasar yang melekat pada objek anomali.

Blok
F1 · Blok F1 — Kebun Induk (nursery)
Luas
2.2 ha
Pohon produktif
3 dari 22
Periode sorot
Agregat musim

Rekomendasi utama

Reject di atas ambang menekan harga rata-rata. Cek waktu petik, penanganan pascapanen, dan serangan penggerek buah.

Faktor pemicu

Estimasi kontribusi tiap faktor berdasarkan data blok, kesehatan pohon, biaya, dan mutu.

  • Efisiensi biaya

    66% kontribusi

    Biaya Rp 23.158/kg vs rata-rata estate Rp 13.969/kg.

    Tindakan: Bedah komponen tenaga kerja & logistik sebelum menambah input pupuk.

  • Mutu pascapanen

    60% kontribusi

    Porsi reject 18.9% (Grade A 54.3%).

    Tindakan: Perketat SOP waktu petik dan penanganan buah jatuh.

  • Struktur umur tanaman

    52% kontribusi

    19 dari 22 pohon belum produktif.

    Tindakan: Pisahkan target blok muda agar tidak menekan rata-rata produktivitas.

  • Kesehatan tanaman

    18% kontribusi

    1 pohon sakit, 3 perlu tindakan, 0 mati dari 22 pohon di blok ini.

    Tindakan: Jadwalkan inspeksi & tindakan pada pohon berstatus sakit lebih dulu.